cerita dewasa

Adikku Hypersex

Pada suatu malam yang panas di kamar Andra. Ia tidak bisa tidur. Andra menggulingkan tubuhnya di atas tempat tidurnya, dengan malas diliriknya jam duduk di atas meja belajarnya. Amel, adik perempuannya, menggunakan komputer di kamar Andra semalam suntuk. Ayahnya yang mengijinkannya untuk menggunakan komputer Andra kapan saja dia memerlukan. Dan Andra tidak bisa tidur mendengarkan cara Amel belajar. Biasanya, kalau Andra tidak belajar, cuman akan dapat C.

Andra bangun dan menuju ke arah kamar Amel. Ia membuka pintu dan menguncinya setelah ia masuk. Amel sedang berbaring di tempat tidurnya. Dia memakai suatu baju tidur yang tembus pandang. The air conditioner disetel High/Cold.

Amel, bisiknya. Andra maju menghampir adiknya. Ia menggoyanggoyang tubuh adiknya.
Amel, ia serunya sedikit lebih nyaring.
Huh.. A.. Ada apa?
fish, aku tidak bisa tidur.
Lalu mau apa, pergi sana.
Beri aku kesempatan tidur di sini malam ini.
Kenapa?
Ini semua garagara kamu! Kamu membuatku terjaga semalam suntuk! Aku hanya bisa tidur lebih baik kalau ada temannya? Dan Aku tidak mungkin pergi tidur dengan ibu dan bapak.

Tolonglah, Aku mau melakukan apapun! Aku mau dijadikan budakmu untuk seharian besok! Maksudku, bukan budakmu beneran tetapi bagaimana jika aku memasakkan kamu?

Tidak, aku ingin sendirian!
Baiklah, baiklah, Aku jadi budakmu.. Hari ini. Tolonglah, biarkan saja aku tidur disini malam ini. Aku tidak bisa tidur sendirian.
Oke Ndra, kamu boleh tidur di sini.
Yah! Terima kasih!

Andra pun meloncat ke tempat tidur.

Tidur di kanan. Bentak Amel.

Andra menggulingkan tubuhnya melewati tubuh Amel. Ia merasakan puting susu Amel yang keras menggesek dadanya. Beberapa detik dia berada diatas tubuh gadis itu, kemudian berguling kesisi kanan.

Ohh! Mau apa kamu? Menggencet tubuhku?
Yah! Andra menjawab
fish! Aku kedinginan, Peluklah aku Ndra? kata Amel.
Oh, tentu. Kata Andra.

Andra menempatkan kakinya diatas paha Amel dan tangan kanannya memeluk tubuhnya. Lengannya tepat diatas dada kanan Amel dan tangannya memegang tangan yang kirinya. Andra mencium rambut pirangnya. Cerita Ngentot

Hmm, harum.
Terima kasih. Ohh dingin sekali, keluh Amel sambil memutar tubuhnya dan memeluk lengan kanan Andra, tubuhnya kini merapat kedada Andra.

Kepalanya menyandar didada kakaknya. Kaki kanan Andra berada antara pahanya. Sehingga Andra dapat merasakan hawa panas yang muncul dari vagina Amel. Penis Andra mulai mengeras. Amel dapat merasakan ketegangan yang menekan perutnya.

Aku mencintai kamu Ndra, bisik Amel.
Aku juga mencintaimu, Mel, kata Andra sambil mencium rambut Amel.

Amel memutar tubuhnya, wajah mereka saling berhadapan, matanya saling menatap. Pelahan Amel mendekatkan bibirnya dan Andra pun merendahkan wajahnya. Kedua bibir mereka bertemu, lidah mereka saling menyentuh dan mengait.

Hhh! seru Amel sambil menghembuskan nafas berat.

Tangan kanan Andra merayap di bawah gaun Amel ke atas dan bukit dada telanjang Amel pun diremasnya dengan lembut. Kemudian Andra menurunkan wajahnya, dan puting susu gadis itu dijilatnya.

Oooh.. Aduh Ya Tuhan, Ndra, ohh.. Keluh Amel sambil menarik nafas panjang.

Andra menurunkan tangannya kebawah ke arah pangkal paha Amel, dan membelai celahcelah vagina Amel. Bagian tersebut terasa sangat panas dan basah. Andra segera bangkit duduk, membuka kemejanya dan menurunkan celana pendeknya.

Amel pun membuka pahanya dan menempatkan tubuh Andra diantara kedua pahanya. Vagina Amel terbuka lebar dihadapannya dan ini adalah untuk pertama kalinya bagi pemuda 19 tahun ini melihat bentuk liang perawan dalam jarak yang demikian dekat. Andra segera menyentuh clitoris kecil yang mencuat itu dan kemudian menggosoknya pelahanlahan dengan jarinya. Sambil menggosok clitoris adiknya itu, dia menjulurkan lidahnya dan dicucukkan lidahnya keliang vagina yang masih tertutup rapat itu.

Amel merintih, mendesah sambil mengangkatangkat pinggulnya. Tibatiba kakinya menegang dan menjepit, sehingga hampir mencekik leher Andra ketika untuk pertama kalinya gadis usia 15 tahun ini mencapai orgasmenya. Setelah sekitar 30 detik tubuhnya melemas dan kemudian terkulai relax.

Ohhh, Aduh Ya Tuhan! Apa yang yang terjadi? bisik Amel.
Kupikir, kamu mencapai orgasme! Jawab Andra.
Ohhh Ndra. Demi Tuhan aku mencintaimu! kata Amel sambil mencium kakaknya dengan sangat mesra sekali.

Tubuhnya digesekkan dengan lembut ke Andra, putingnya yang mencuat keras seperti menggaruk dada Andra. Andra segera merebahkan Amel dan memposisikan penisnya yang sudah sangat tegang itu di vagina adiknya, pelahanlahan digesekgesekkan ujung topi bajanya naik turun menyusuri celah yang sudah sangat basah itu, sambil berusaha untuk temukan liang perawan yang tersembunyi disana.

Stop, tunggu dulu! seru Amel tibatiba.
Ada apa?
Aku masih perawan. Kudengar akan berdarah untuk pertama kali. Ambi handuk itu, aku tidak ingin seprei ini terkena noda.

Andra segera meraih handuk, melipatnya dua kali dan menggelarnya dibawah pinggul adiknya. Amel segera menempatkan pinggung ditengah handuk itu.

Ok kak, sekarang buat aku menjadi seorang wanita!

Ndra memposisikan ujung batang penisnya tepat digerbang liang perawan itu. Kemudian menekannya pelahanIahan. Amel memeluk pinggang kakaknya sambil pinggulnya menekan ke atas. Wajah Amel menyeringai, dahinya berkerutkerut menahan sakit ketika pelahanlahan ujung penis Andra yang berbentuk topi baja itu menyeruak masuk keliang sempit itu. Akhirnya, diiringi dengan jeritan Amel, Andra berhasil menembus selaput keperawanan adiknya itu dan batang penisnya yang 6 inci itu tenggelam seluruhnya keliang sempit itu.

Aaahh, Aduuhh Ya Tuhan!
Kamu baikbaik Mel? tanya Andra khawatir.
Yah, Aku sudah nggak apaapa, ayo teruskan lagi, cuman jangan keraskeras ya.

Andra kemudian menggerakkan pinggulnya naikturun pelanpelan, pemuda itu benarbenar ingin menghayati pengalaman pertamanya ini, gesekan dinding vaginanya yang sempit itu, jepitan yang demikian ketat dan.. dia benarbenar tidak pernah menduga bisa senikmat ini.

Ya, ya, aduhh, ya, terus seperti itu.. Ohh, jangan stop. Ohh aahh, terdengar desahan dan rintihan anak gadisnya.

Andra terus menggerakkan pinggulnya semakin cepat. Dia angkat kaki adiknya kepundaknya sambil meneruskan gerakannya. Sekujur tubuh keduanya sudah mandi keringat. Tampak nodanoda merah menghiasi handuk dari cairan vagina yang bercampur darah keperawanan Amel.

Aduh Mel, oohh, aku mencintai kamu Mel, aku mencintaimu.. Sepertinya aku mau keluar!
Ahh.. Ya Tuhan! aku juga aahh!

Andra semakin mempercepat gerakan pinggulnya, ujung penisnya terasa membenturbentur dasar liang vagina Amel. Amel pun sepertinya sudah melupakan rasa sakitnya. Hanya sensasisensasi kenikmatan yang dirasakannya..

Ketika Andra merasakan denyutandenyutan di batang penisnya, dia tekan sedalamdalamnya dan dia semburkan cairan spermanya didasar liang vagina adiknya itu. Dan bersamaan dengan itu Amel juga mencapai orgasmenya. Tubuh gadis itu sampai bergetar ketika denyutandenyutan nikmat memancar dari dalam liang vaginanya dan ditambah lagi semburan sperma Andra yang memancar berulangulang. Keduanya kemudian lemas terkulai sambil berpelukan, dan batang penis Andra masih tertanam diliang vagina adiknya.

Ohh Mel, Aku Mencintai Kamu, Mel.
Aku juga mencintai Kamu Ndra.

Setelah kejadian malam itu, mereka kembali mengulanginya lagi ketika ada kesempatan dirumahnya. Karena belakangan Andra mengetahui kalau adiknya adalah gadis hyper sex, jadi dia terpaksa melayani nafsu adiknya yang liar.

Post Terkait