cerita dewasa

Cerita Sex 2017: Mayang

Namanya Mayang (nama samaran).. 19 tahun Sejak awal ketemu dia, aku sudah tertarik dengan gaya lugunya namun aku sendiri tidak menyangka bisa mendapatkan tubuhnya dengan mudah.

Kisah ini berawal dari ajakan temanku untuk ikut liburan selama beberapa hari ke Kota Kuningan. Awalnya aku ragu, namun akhirnya aku memutuskan untuk ikut.

Hari pertama, Adhi mengajakku untuk nongkrong di Toserba Yogya, di sana dia menemui beberapa teman lamanya, sekalian cuci mata karena area toserba Yogya juga merupakan salah satu pusat tongkrongan anak muda di daerah Kuningan.

Saat sedang mengisi pulsa di salah satu otlet yang dijaga oleh temannya Adhi, ada seorang gadis yang menepuk pundakku dari belakang.

Dicariin di Timezone malah ada di sini, katanya tanpa ba bi bu.

Mata gadis itu membelalak lucu ketika sadar bahwa aku bukanlah orang yang dia maksud.

Duh, maaf. Ujarnya pelan, lalu dia mendelik kepada Jay penjaga outlet yang tertawa melihat kejadian itu.
Makanya, jangan asal serobot az, May Jay berkata disela tawanya, ternyata Jay dan gadis itu telah saling mengenal.
Maaf ya, saya kira Gadis itu tidak meneruskan ucapannya karena aku potong.
Gak papa, kok. Ujarku sambil berusaha menampilkan senyum simpatik. Harus tebar pesona, soalnya gadis di depanku ini manisnya minta ampun.
Di gebug lagi juga gak apa2, Neng timpal Adhi sambil mengedipkan matanya padaku.

Gadis itu masih tersipu, lalu dia cepatcepat berlalu dari tempat itu.

Kemana, May? tanya Jay sebelum gadis itu menghilang.
Masuk lagi, waktu istirahat dah abis. Jawab Mayang, lalu dia menghilang di balik mobilmobil yang diparkir di depan outlet.
Namanya Mayang, Dia SPG, Jay menerangkan sebelum Adhi sempat buka suara untuk menanyakan siapa gadis itu.
Halagh tau az Lu, Jay. Gue blom nanya Lu udah jawab duluan, Adhi terkekeh.
Gue udah bisa baca dari sorot mata keranjang Lu itu,

Aku purapura sibuk menulis sms, namun dalam hatiku aku berusaha mengingat baikbaik nama gadis itu. Mayang, SPG H

Post Terkait