cerita dewasa

Jilbab Orgasme Yang Ke Dua

Banyak cewek cewek yang mengidolakan dia karena memang dia tampan, tinggi, putih rambutnya yang selalu klimis ditambah lagi dia juga punya usaha di bidang internet yaitu membuka warnet di sekitar kampus, sosok suami yang mengayomi, kadang pula setelah melihat wajahnya aku selalu masturbasi membayangkan jika mas Setya sedang ML denganku.

Setelah selesai melihat nilai dan bercakap dengan mas setya yang cakep, aku segera beranjak pulang ke kost/kontrakan, tapi didalam perjalanan, aku merasa ingin buang air kecil.. segera aku beranjak ke toilet pojok fakultas yang sedang sepi karena hamper semua mahasiswanya pulang kampong karena liburan itu.

Sesampainya dikamar mandi, aku segera menyelesaikan buang airku, namun ketika ingin beranjak keluar, tiba2 aku mendengar suara mendesah dari toilet sudut yang tergantung tulisan RUSAK. Pelan2 aku mencuri dengar dan suara desahan itu semakin jelas. Aku lalu beranjak ketoilet sampingnya dan berusaha mengintip dari sela sekat toilet yang tidak begitu rapat.

Aku sangat terkejut melihat pemandangan didalam toilet itu. Kulihat seorang laki2 yang memakai seragam tukang parkir kampusku sedang menjilati buah dada Monika, seorang mahasiswi yang berjilbab lebar yang juga menjadi salah satu rekanku di organisasi kemahasiswaan.

Wajahnya cantik dan putih berkacamata. Sikapnya yang lugu dan sangat santun serta sangat berhatihati berinteraksi dengan ikhwan membuatku sangat terkejut ketika menjumpainya dalam keadaan begini.
Monika, mengelijing ,dan mendesah ashh.. Pak geli. Suaranya pelan. Jilbabnya tersibak ke pundaknya, dan payudaranya yang putih sekal terlihat jelas, sedang dijilati dengan ganas oleh orang itu.

Tak lama setelah puas Pak tukang parkir kampus itu menjilati buah dada Monika, Pak tukang parkir kampus itu membuka celananya. dan dia duduk di kloset. penisnya terlihat ngaceng.

Ternyata penis itu besar, lebih besar dari penis buatan yang serring aku, ukhti layla dan Ummi Dewi pakai untuk memuaskan birahi kami.

Monika pelanpelan sambil wajahnya merah padam turun dan mencium penis hitam orang itu. Pelanpelan gadis berjilbab cantik yang selalu santun dalam berperilaku itu menjilati dan mengemot kontol besar berurat itu.

Tukang parker kampus itu terlihat sangat nafsu, Dia mengocok batang penisnya sambil menekan2 kepala Monika. Mulut Monika terus mengemut kepala penis orang itu. Setengah sadar tanganku turun mengelus ngelus vaginaku sendiri, ikut terangsang.

Setelah itu, Pak tukang parkir kampus itu berdiri, lalu menyuruh Monika berdiri menungging berpegangan atas kloset. Sambil terengahengah menahan nafsu, Pak tukang parkir kampus itu lalu menyibakkan bagian bawah gamis merah Monika dan memelorotkan celana dalam gadis berjilbab itu yang juga berwarna merah sebatas lututnya.

Monika merintih ketika pak tukang parker itu juga membungkuk, sehingga nafasnya yang panas dan memburu mengenai vagina gadis berjilbab yang terlihat lugu itu. Lalu tukang parker itu dengan ganas menjilati vagina Monika dengan penuh nafsu.

Monika mengelijing dan merintih. matanya terpejam, terlihat menikmati jilatan Pak tukang parkir kampus itu. Pak tukang parkir kampus itu dengan rakusnya menjilati vagina Monika.

Aku mendengar samarsamar desahan Monika ahhh paaaaaaak.., aaaaaaaaaahh udaaaaaaaah gatel banget, paaaaakk.. Aku mau keluaaaarr… Tak lama Monika mengejang. Tubuh mahasiswi berjilbab itu bergetar hebat.

Jantungku berdegup keras, penis Pak tukang parkir kampus yang besar itu mulai di masukan ke lobang vagina Monika. Ahhh, pelan pelan mas, sakit kata Monika merintih.

Dan Pak tukang parkir kampus itu mulai bergoyang ,dengan irama birahi yang mengebu, Monika mengelijing. Monika nampak sangat menikmati penis besar Pak tukang parkir kampus itu. Kulit Pak tukang parkir kampus itu yang Hitam, tampak kontras dengan Monika yang putih.
Aku terus saja mengelus elus sendiri vaginaku dari balik gamis dan celana dalamku. Terasa sangat lembab.

Pak tukang parkir kampus itu terus saja mengoyang Monika dengan nafsu. dan beberapa saat kemudian, Pak tukang parkir kampus itu ejakulasi di liang vagina Monika. Monika menjerit tertahan menggelepar hebat mendapatkan orgasmenya yang kedua.

Berbarengan dengan diriku, yang juga menggelinjang kenikmatan karena cairan nikmatku keluar daari vaginaku. Aku terduduk di kloset toilet kampusku itu.

Terdengar sayupsayup desahan Monika, akhwat cantik berkulit putih berjilbab lebar yang kehabisan tenaga setelah diperkosa tukang parker kampusku diruang sebelah.

Post Terkait